Learning to Know, to do, to be & to live together| ©Sudarsono

Rabu, 22 Januari 2014

Fase-Fase Pembelajaran Geometri van Hiele

       Menurut teori Pierre dan Van Hiele (Murtini, 1993) tingkat-tingkat pemikiran geometrik dan fase pembelajaran siswa berkembang atau maju menurut tingkat-tingkat sebagai berikut: 

Visual Gestalt-like melalui tingkat-tingkat sophisticated dari deskripsi, analisis, abstraksi dan bukti.
Teori ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:


  • Belajar adalah suatu proses yang diskontu.
  • Tingkat-tingkat itu berurutan dan berhirarki.
  • Konsep-konsep yang secara implisit dipahami pada suatu tingkat menjadi dipahami secara ekplisit pada tingkat berikutnya.
  • Setiap tingkat mempunyai bahasanya sendiri.




Van Hiele mengemukakan bahwa kenaikan dari tingkat yang satu ke tingkat berikutnya tergantung sedikit pada kedewasaan biologis atau perkembangannya, dan tergantung lebih banyak kepada akibat pembelajarannya.
Fase-fase pembelajaran geometri
1.      Fase informasi
Pada awal tingkat ini, guru dan siswa menggunakan tanya jawab dan kegiatan tentang objek-objek yang dipelajari pada tahap berpikir siswa.
2.      Fase orientasi
Siswa menggali topik yang dipelajari melalui alat-alat yang dengan cermat telah disiapkan guru. Alat dan bahan dirancang menjadi tugas pendek sehingga dapat mendatangkan respon khusus.
3.      Fase eksplisitasi/penjelasan
Siswa menyatakan pandangan yang muncul mengenai struktur yang diobservasi.
4.      Fase orientasi bebas
Siswa memperoleh pengalaman dalam menemukan cara mereka sendiri, maupun dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.
5.      Fase integrasi
Siswa meninjau kembali dan meringkas apa yang telah dipelajari. Pada akhir Fase kelima ini siswa mencapai tahap berpikir yang baru. Siswa siap untuk mengulangi fase-fase belajar pada tahap sebelumnya.

0 komentar:

Posting Komentar